Membaca Penangsang, Membaca Sejarah Baru

image

Membaca Penangsang, Membaca Sejarah Baru

Judul Buku                  :  PENANGSANG; Kidung Takhta Asmara

Penulis                         : NasSirun PurwOkartun

Penerbit                       : Metamind, Tiga Serangkai Solo

Jumlah Halaman          : XVI, 672 hlm.; 21 cm

ISBN                           : 9786029251012

 Kesultanan Demak Bintoro pernah menjadi kerajaan Islam pertama di pulau Jawa dengan beberapa kali terjadi pergantian penguasa. Raja atau Sultannya yaitu Raden Patah (1478-1518) 40 tahun, Pati Unus,(1518-1521) 3 tahun, Raden Trenggono (1521-1546) 25 tahun, Sunan Prawoto (1546-1549) 3 tahun. Setelah itu Demak sebagai kesultanan yang didirikan para Walisongo untuk menyebarkan  Islam di tanah Jawa, mulai mengalami kemunduran. Apalagi dengan naik takhtanya mas Karebet atau Joko Tingkir yang menggantikan mertuanya, Prawoto lalu memindahkan kekuasan dari Demak menuju Pajang. Haryo Penangsang sebagai cucu  dari Raden Patah, yang notabene sebagai keturunan yang sah,   merasa berang dan dengan perintah Sunan Kudus, berniat merebut takhta dari Joko Tingkir.

Terjadinya pergantian kekuasan tak memungkiri adanya perselisihan dan konflik berdarah. NasSirun PurwOkartun menguraikannya dalam novel Penangsang; Kidung Takhta Asmara (Metamind; 2011). Novel ini adalah novel kedua dari Trilogi Penangsang. Novel pertamanya Penangsang ; Tembang Rindu Dendam, rupanya mampu memancing pembaca yang tak sabar menunggu sekuelnya. Kalau dalam buku pertama NasSirun mengisahkan dari konflik panjang di kesultanan Demak, buku kedua ini berkisah saat konflik semakin memanas. Penangsang menganggap Prawoto yang menjadi sultan tak mempunyai kontribusi bagi kamajuan Demak. Penangsang mendapatkan tuduhan kalau dialah yang membunuh Trenggono. Konflik berlanjut dan Prawoto terbunuh. Joko Tingkir yang mendapat amanah dari Sunan Kalijogo menjadi pendamping Prawoto mendapat angin segar menjadi pangganti Prawoto. Penangsang malah mendapat tuduhan atas kematian Prawoto.

NasSirun menulis penangsang atas dasar curiga. Selama ini Penangsang dikisahkan dalam Babad Tanah Jawi sebagai seorang pemberontak. Di lakon ketoprak, pipi Penangsang diberi warna merah sebagai citra brangasan. Di ketoprak radio suaranya sering berteriak keras. Penangsang secara turun temurun dikisahkan sebagai orang jahat. Padahal Penangsang adalah calon Sultan yang dijagokan oleh Sunan Kudus. Ia juga curiga terhadap pewaris Kerajaan Mataram Islam yaitu Kesultanan Jogja dan Kasunanan Solo, yang merupakan sisa-sisa Kesultanan Demak Bintoro yang kini justru sinkretisme atau percampuran kepercayaan yang kental dan berkembang hingga kini, bukan mencerminkan Islam yang murni seperti saat pertama kali islam yang disebarluaskan Walisongo. Membaca Penangsang laiknya membaca sejarah baru yang menafsirkan sejarah lama yang patut dipertanyakan

Menurut Kang Nas (nama panggilan NasSirun) di sebuah acara bedah buku Penangsang, berbagai konflik di Demak dikarenakan Ulama (Sunan Kudus dan Sunan kalijogo) yang berbeda pendapat dan saling menjatuhkan, Pemerintahannya tak bisa lagi dikendalikan Ulama dan ancaman dari pihak luar (Joko Tingkir) yang dengan mudah menunggani kekisruhan hingga dapat mengambil kekuasaan.

Bonus Cerita Penulisan

Cerita-cerita menarik di balik penulisan novel Penangsang menjadi bonus spesial di buku ini. Proses kreatif penulisan mulai dari pengalamannya menonton Penangsang dalam Ketoprak Tobong, membaca puluhan buku sejarah Jawa, mendengarkan kaset lama ketoprak, napak tilas di berbagi situs sejarah hingga berdiskusi dengan beberapa budayawan menjadi semacam kiat-kiat penulisan novel. Bonus setebal 32 halaman ini mampu menularkan semangat menulis bagi pembaca. (Miftahul Abrori)

Sat, 15 Oct 2011 @13:13


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Majalah Gradasi
image

Edisi Januari 2014

Pesan Telp: 024-76480185 SMS: 08562547735


Majalah Remaja Lepas-Bebas-Cerdas
Dibaca Enak, Ditenteng Nyaman
Artikel Terbaru
Arsip

::. RUBRIK PILIHAN .::
:. Redaksi .:

     

 

     

Kontak Kami Klik Disini

 

 

 

 

 

.: G-Magz Digital :.
:. DAFTAR BIRO .:
WEBMAIL

-Masukkan Email dengan Lengkap

 contoh : priyo@gradasi-magz.com

 Password (sering diganti)

:. Jam / Tgl Sekarang .:

See on Youtube
Tukar Link

Visitor
free counters
:. ADVERTENSI .:

          


  DeBest FM

ALFAMART
 
 
 
 
Panen Dollar Tiap Hari
:. Fan Page .:

 

 

Radio Streaming Internet

Get the Flash Player to see this player.

Dengarkan di WINAMP :

Streaming Provider by :
KlikRadioInternet.com

.

Statistik
Unique Visitor
website hit counter
:. BANK TRANSFER .:
image

No.Rekening

6058-01-003168-53-5

a/n Majalah Gradasi

BRI Unit Sukun Semarang

Copyright © 2018 Gradasi-Magz.Com · All Rights Reserved